Potensi Pemanfaatan Pembenah Tanah untuk Perbaikan KTK dan Daya Pegang Air pada Tanah Berpasir

Authors

  • Nasya Ari Kristanti Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran“ Jawa Timur
  • Purnomo Edi Sasongko Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran“ Jawa Timur
  • Fitri Wijayanti Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran“ Jawa Timur

DOI:

https://doi.org/10.33005/plumula.v13i1.232

Keywords:

Banana Pseudostem Compost, Humic Acid, Sandy Soil, Silica Fertilizer

Abstract

Tanah berpasir memiliki kapasitas tukar kation (KTK) dan daya pegang air rendah dapat diperbaiki menggunakan pembenah tanah, di antaranya asam humat, pupuk silika, dan kompos bonggol pisang. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pemberian beberapa jenis pembenah tanah terhadap daya pegang air dan nilai KTK tanah serta mengkaji perlakuan terbaik dalam memperbaiki KTK dan daya pegang air pada tanah. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap dengan 8 perlakuan dan diulang sebanyak tiga kali. Perlakuan terdiri dari kontrol, asam humat, silika, kompos bonggol pisang, asam humat + silika, asam humat + kompos bonggol pisang, silika + kompos bonggol pisang dan asam humat + silika + kompos bonggol pisang. Dosis yang digunakan yaitu asam humat 40 kg ha-1 (0,08 g/polybag), silika 1 ton ha-1 (1,94 g/polybag), dan kompos bonggol pisang 1 ton ha-1 (1,94 g/polybag). Analisis data menggunakan Sidik Ragam (ANOVA) dan uji lanjut Beda Nyata Jujur pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan pembenah tanah kompos bonggol pisang meningkatkan nilai daya pegang air sebesar 16,84%. Pembenah tanah silika dapat meningkatkan nilai KTK sebesar 6,49 cmol kg-1.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2025-03-11

How to Cite

Kristanti, N. A., Sasongko, P. E., & Wijayanti, F. (2025). Potensi Pemanfaatan Pembenah Tanah untuk Perbaikan KTK dan Daya Pegang Air pada Tanah Berpasir. Plumula : Berkala Ilmiah Agroteknologi, 13(1), 35–41. https://doi.org/10.33005/plumula.v13i1.232

Issue

Section

Articles