Aplikasi Ekstrak Mimba dan Tembakau untuk Pengendalian Serangan Hama Ulat Grayak (Spodoptera litura F.) pada Tanaman Selada (Lactuca sativa L.)
DOI:
https://doi.org/10.33005/plumula.v11i2.205Keywords:
Pestisida Nabati, Ekstrak Mimba, Ekstrak Tembakau, Spodoptera litura, Lactuca sativaAbstract
Selada (Lactuca sativa L.) termasuk dalam famili Asteraceae yang merupakan salah satu komoditi yang memiliki nilai komersial dan prospek yang baik. Produktivitas tanaman selada di Indonesia mengalami peningkatan setiap tahunnya, namun adanya hama selada masih menjadi masalah tersendiri bagi petani selada. Ulat yang dikenal menyerang tanaman selada adalah ulat grayak (Spodoptera litura F) kehilangan hasil akibat serangan hama S. litura dapat mencapai 80% bahkan puso jika tidak dikendalikan. Salah satu tanaman pestisida nabati adalah tanaman tembakau (Nicotianae tabacum L.) Bagian yang sering digunakan adalah bagian daun dan batang. Daun tembakau kering mengandung 2–8% nikotin. Tanaman lain sebagai penghasil pestisida alami adalah tanaman mimba. Pestisida asal mimba mempunyai tingkat efektivitas yang tinggi dan berdampak spesifik terhadap organisme pengganggu. Beberapa penelitian membuktikan bahwa tingkat mortalitas pada pestisida nabati yang mengandung kombinasi daun mimba adalah mencapai 53%. Ini membuktikan bahwa daun mimba dapat dicampur dengan bahan lain agar efektifitasnya semakin meningkat. Penelitian menggunakan komposisi pestisida nabati tembakau dan mimba dengan konsentrasi 400 g/liter, 500 g/liter, dan 600 g/liter, dan juga dosis aplikasi 10 ml, 20 ml, dan 30 ml. Kombinasi dari masing-masing perlakuan diulang sebanyak lima kali ulangan. Penelitian dilakukan didalam ruangan laboratorium, dan larva ulat grayak diletakkan pada kotak pemeliharaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi tembakau dan daun mimba pada konsentrasi 600 g/liter dandengan dosis 20 ml efektif dalam menyebabkan mortalitas total larva S. litura F, selama 4 hari.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Haidar Ali, Tri Mujoko, Wiwin WIndriyanti
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).